Abstrak

Cekungan Tarakan berlokasi di Timur Laut Kalimantan terbukti sebagai cekungan yang memproduksi hidrokarbon. Beberapa penemuan yang sudah dilaporkan dari area ini, seperti pada sumur TS-12 yang dibor tahun 1979/1980, ditemukan minyak di 4 lapisan sand pada Formasi Meliat. Selain itu, juga pada sumur TS-9 yang dibor tahun 1977, ditemukan minyak pada Miosen Tengah dan Akhir di Formasi Tabul dan Meliat. Terakhir, pada sumur TS-3 yang dibor tahun 1979, ditemukan minyak di Formasi Meliat. Telah diketahui bahwa di dalam Formasi Tabul sudah terbukti mengandung hidrokarbon dari beberapa pengeboran yang telah dilakukan. Oleh sebab itu, pada laporan kerja praktek ini, akan dibahas mengenai velocity mapping untuk memetakan Formasi Tabul yang merupakan formasi penting karena merupakan zona reservoar hidrokarbon. Dari hasil studi ini didapatkan trend dari peta kontur kecepatan untuk Formasi Tabul di Blok “B” ini yang semakin meningkat ke arah well TS-9 dan TS-11 yang berarti kedalaman Top Formasi Tabul di daerah tersebut semakin dalam. Nilai koefisien determinasi (R2) untuk Vavg’ dalam velocity mapping ini masuk ke dalam kategori baik yaitu sebesar 0,858. Karena velocity merupakan fungsi linier terhadap kedalaman, maka trend peta waktu (time map), Vavg’, dan peta kedalaman (depth map) adalah serupa.