Abstrak

Interpretasi seismik 2D manual dan menggunakan perangkat lunak pada workstation dilakukan untuk menentukan Time Structure Map Lapangan “X”, Jawa Timur. Time structure map adalah peta kontur lapisan bawah tanah yang dihasilkan dari data seismik berdomain waktu (TWT). Metode manual dilakukan tanpa bantuan perangkat lunak pada workstation, metode ini dilakukan hanya menggunakan alat tulis kantor. Metode manual meliputi pengikatan sumur dan seismik, pendefinisian top formation pada seismik, proses picking lapisan dan patahan, hingga pembuatan time structure map dengan cara contouring. Metode perangkat lunak tidak beda jauh dengan metode manual, namun pada metode ini semua proses dilakukan pada workstation. Pengikatan data sumur dengan seismik dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Hampson Russell 8. Picking lapisan, picking patahan, dan pembuatan grid serta kontur time structure map dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Petrel 2013.2. Data yang digunakan adalah data seismik 2D lapangan “X” sebanyak sepuluh lintasan dan satu data sumur “ITS-1” yang terletak dalam area lapangan “X”. Setelah melakukan interpretasi, pada data seismik terdapat salah satu DHI (direct hydrocarbon indicator) yaitu fenomena flatspot pada lapisan Kujung 1. Setelah dilakukan pembuatan time structure map, didapati struktur antiklin pada lokasi flatspot tersebut. Lokasi tersebut adalah disekitar sumur “ITS-1”, dan setelah dilakukan pengeboran, dapat dibuktikan flatspot tersebut adalah kontak antara gas bumi dan perangkap di atasnya.


Kata kunci: Seismik 2D; Metode Manual; Metode Perangkat Lunak pada Workstation; Time Structure Map; Kujung 1; Flatspot; Struktur Antiklin

Pembimbing dari JTG: Dr. Ayi Syaeful Bahri, S.Si., MT

Pembimbing dari Instansi: Andry Pujiriyanto, S.S