Abstrak

Sebagai salah satu energi yang bersifat sustainable, energi panas bumi sangat memerlukan monitoring yang ketat demi menjaga kualitas reservoir panas bumi. Salah satu metode geofisika yang dipakai dalam monitoring reservoir panas bumi yaitu gempa mikro atau micro earthquake (MEQ). Penelitian ini membahas mengenai pengolahan data downhole micro earthquake pada lapangan panas bumi area Kamojang. Dari data gempa mikro dapat ditentukan dimana hiposenter gempa tersebut terjadi dengan menggunakan metode Geiger’s Method with Adaptive Damping (GAD). Dimana pemilihan gelombang P dan gelombang S sangat menentukan interpretasi terdapatnya hiposenter tersebut. Kerja praktik ini diselesaikan dengan menggunakan software MATLAB2011, dan software pemetaan. Tahapan pengerjaan kerja praktik ini meliputi tahap pengumpulan data, konversi data, data trimming, pemilihan gelombang P dan gelombang S, proses GAD, dan plotting hiposenter pada kontur 2D dengan menggunakan Surfer 11. Dari hasil kerja praktik ini, diketahui hiposenter gempa mikro yang menandakan adanya injeksi fluida, aktivitas hidrotermal, dan fracturing akibat aktivitas fault.