Abstrak

Pengolahan data seismik merupakan hal yang sangat diperlukan untuk mengolah data dari raw data menjadi penampang seismik dengan S/N (signal to noise ratio) yang baik tanpa mengubah bentuk kenampakan-kenampakan refleksi, sehingga dapat dilakukan interpretasi sesuai dengan keadaan bawah permukaan bumi. Studi ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data seismik 2D land dari raw data menjadi penampang seismik (stack) dengan menggunakan software Geotomo dan menganalisa beberapa tahapan seperti koreksi statik, filtering, dan migrasi dengan metode perbandingan. Hasilnya penggunaan software Geotomo dalam pengolahan data seismik memberikan banyak kemudahan karena tahapan pengolahan data seismik sudah di urutkan dalam bentuk modul. Penekanan Koreksi statik pada software Geotomo mampu memperbaiki posisi dan memperjelas event pada penampang seismik. Pengaturan parameter input pada pada modul PSTM untuk proses PSTM sangat mempengaruhi penampang seismik hasil PSTM. Kemudian input kecepatan RMS sangat berpengaruh terhadap hasil PSTM, pengaruh nilai input tersebut berpengaruh pada proses pelurusan event atau prosess NMO yang nantinya juga mempengaruhi hasil stack