Penutupan lalu lintas kendaraan di depan Graha Sepuluh Nopember menandai siang hari Sabtu tanggal 23 September 2017. Panas terik matahari pada hari itu menyelimuti anggota HMTG ITS yang tengah menunggu kehadiran 40 mahasiswa teknik geofisika angkatan 2013 yang sedang disematkan di dalam Graha karena telah menyelesaikan masa perkuliahan dan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan lanjut maupun ke dunia pekerjaan. Mahasiswa Teknik Geofisika juga menyambut dengan pelukan dan ucapan selamat atas pencapaian para wisudawan/wisudawati. Melampiaskan panas dan perasaan haru, kericuhan itu disentak dengan mars kebanggan TG dan tradisi HMTG di Graha ITS secara serempak. Kemudian, Mahasiswa Teknik Geofisika mengiringi para wisudawan/wisudawati dengan sorak-sorai nyanyian dan gemuruh kendaraan. Seperti pada arak-arakan wisuda sebelumnya, arakan kali ini juga dilakukan bersama wisudawan/wisudawati dan Mahasiswa Teknik Geomatika. Dari depan Graha, arakan melewati Bundaran ITS, Taman Alumni, lalu melewati rute FTI dan FTK bagi pengguna kendaraan bermotor.

 

Setelah sampai pada Gedung Forensik ITS, wisudawan/wisudawati menyaksikan persembahan dari Mahasiswa Teknik Geofisika 2017 berupa tarian tradisional. Persembahan perdana ini dijadikan simbol ucapan memberi semangat kepada kakak – kakak wisudawan dan wisudawati yang telah lulus, serta mengenalkan diri sebagai bagian baru dari mereka. Wisudawan kemudian diiringi untuk menerima selembang dan kalung dari Ketua Departemen Teknik Geofisika, Dr. Widya Utama, DEA sebagai bentuk penghargaan. Acara ramah tamah dengan relasi wisudawan dan wisudawati kemudian dilakukan di dalam Gedung Forensik hingga selesai. Selamat bagi Wisudawan 116 yang telah lulus!