Abstrak.

Kebutuhan minyak dan gas bumi semakin meningkat, sehingga diperlukan adanya peningkatan eksplorasi hidrokarbon. Eksplorasi hidrokarbon bertujuan untuk mengetahui persebaran hidrokarbon pada reservoir. Karakteristik dari batuan reservoir sangat penting diketahui untuk mendapatkan reservoir yang bagus. Salah satu metode untuk mengetahui karakteristik batuan reservoir yaitu AVO (Amplitude Versus Offset) Inversi. Metode AVO juga bisa digunakan untuk mengetahui persebaran litologi. Dalam penelitian ini digunakan metode AVO Inversi, untuk mengetahui karakteristik reservoir pada batuan karbonat, persebaran litologi, dan persebaran hidrokarbon dengan studi kasus di lapangan Ngawen. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data seismik berupa Pretac gather  di area orth at ava ain, dan dua data sumur (sumur Ngawen 1 dan sumur Ngawen 2). Penelitian ini difokuskan pada Formasi Ngimbang Karbonat. Hasil analisis crossplot menunjukkan bahwa parameter log gamma ray, P ipedace Ipedance, dan Lambda Mu-Rho (LMR) dapat mengidentifikasi litologi (porou carbonate tight carbonate, dan hale) dan fluida (oil ga, dan ater) dengan baik. PIpedance dan Lambda MuRho (LMR) hasil AVO Inversi menunjukkan adanya zona reservoir dan fluida hidrokarbon pada porou carbonate dengan baik. Zona reservoir karbonat ditunjukkan dengan nilai PIpedance dan nilai Lambda Mu-Rho (LMR) yang relatif tinggi. Zona fluida hidrokarbon memiliki nilai PIpedance dan nilai LMR yang rendah.

Kata Kunci: AVO Inversi, Formasi Ngimbang Karbonat, Lambda Mu-Rho, PIpedance, Reservoir Karbonat.